Friday, November 25, 2011

/indomie_

niat cari indomie

Sedikit menyelinap dibalik pagar
bagai burung lolos dari sangkarnya

huahh.. 
udara segar sejenak
selain rasa lapar setengah
karena dinginnya perut
sebab basahnya baju tetampias mandi

niat cari indomie

tabah menanti dipersimpangan
menunggu para pembalap setengah
saling berjejal menarik gasnya 
untuk kemudian menghempaskannya
pada saat hijau bersinar
agar cepat sampai pada garis teras


niat cari indomie

menyebrang jalan
nyaris statis tanpa eskpresi
hanya sisa aura fesyen (konon katanya)
langkah bujur lintasi rel kereta (panjang)
tanpa pikir panjang

niat cari indomie

di ujung simpang empat
beserta rel kereta api sebagai yang ke lima
bingung mencari arah
kanan? lurus? kiri??
ah.. 
kiri saja
toh juga belum pernah dipijak


niat cari indomie

sebagai penahan lapar (lipur) semata
perut setengah kenyang tapi dingin
belum jauh melangkah
terpampang!
seperangkat etalase MIE AYAM..
hmm.. 
cukup mencuri perhatian mata
untuk tertuju padanya 
menyambanginya
mencicipinya
kalinya

ga ada warung kopi + indomie juga di sana
(alasan)

niat cari indomie

pikir pendek
pikir panjang
ah.. "mie ayam bu'!"
"satu"
"bikin yamin"

tatanan saji dimeja
lada
garam
kecap
taburkan!
menghiasi 
aroma warna
aroma rasa

padahal agak ambigu juga..
nyari rasa
apa kenceng

niat cari indomie

apa mau dikata
adanya mie ayam
yam
yamin
terjadi-terjadilah
lagipula tempatnya juga cukup layak dihijrahi
bukan sembarang gerobak(an)
sekali-sekali coba rasa baru
khas setempat

usaha pribumi
dikunjungi aneka strata maupun kelas sosial
beragam..

sesekali cici-cici toko
diujung mamang-mamang koplo


niat cari indomie

setelah dipikir-pikir.. (ah)
begitu gw menyantap beberapa pilin mie-nya
clank.. clank.. 
clank.. clank..
ning nong ning nongg....nnnguooooonnnnnnngg
jek jes jek jess.. jek jes jek jess

...

23.30 kereta lewat

gw berpikir sejenak, kemudian bertanya
"bu.. masih ada kereta jam segini?"
"iya kereta terakhir"

gw perhatiin
perasaan tuh kereta seisi gerbong penumpang 
kosong semua.

#sing

niat cari indomie

kenapa tadi gw pas nyebrang rel begitu santainya (oi..)
menikmati aroma absurdnya simpang malam

...

sejenak
terbesit melintas
teringat semangkuk santapan gw
dan menatap lugu pada daging-dagingnya #naaa

beberapa saat santapan-santapan terakhir
kemudian pemilik tempat bebenah
sudah mau tutup sepertinya
celingak-celinguk
seorang diri sudah pengunjung 

"berapa bu?"
"terima kasih"

mari...

niat cari indomie

semua, 
setelah beberapa saat sebelumnya bersama secuil hijau hasil cucian kemarin (kapan..?)

what a nite_



niat cari indomie 

dapetnya mie ayam!?


dasarBe'eM_



No comments:

Post a Comment